Sabtu, 07 Februari 2015

Jika Taliban jadi ISIS

SAPTO PRADITYO - detikNews
Jika Taliban jadi ISIS

Jakarta - Hari-hari ini ada gosip panas yang membuat waswas warga Kota Khaki Safid, Provinsi Farah, Afganistan. Beberapa warga kota kecil di wilayah barat Afganistan itu mengaku melihat sekelompok orang bersenjata dan membawa bendera hitam, bendera Negara Islam alias ISIS.

“Aku melihat mereka membawa senjata berat dan menumpang mobil mewah.... Kami lebih takut kepada mereka daripada kepada Taliban,” kata Gol Mohammad, warga Khaki Safid, pekan lalu. “Saat ini mereka mungkin membiarkan kami, tapi siapa yang tahu situasi bakal berubah seperti apa nanti.”

Kabar soal “invasi” ISIS di Afganistan ini memang masih simpang-siur. Menurut Laksamana (Purnawirawan) James G. Stavridis, mantan Komandan Pasukan Gabungan NATO dan Amerika Serikat, pengurangan pasukan Amerika besar-besaran di Afganistan mulai tahun ini akan membuka peluang bagi milisi ISIS melebarkan sayap dari basis mereka di Suriah dan Irak ke negara tersebut.

“Kita telah menyaksikan kerja sama antara milisi ISIS dan Taliban. Kondisi ini benar-benar mengkhawatirkan,” kata Stavridis dalam majalah detik edisi 166. Pasukan Amerika dan negara Sekutu, menurut dia, tak perlu menempatkan pasukan dalam jumlah besar di Afganistan. “Tapi kita harus terus mengawasi kondisi di Afganistan.... Kita tak boleh menutup mata dan harus terus terlibat di sana.”

0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com