Ilmu sakti sering kita dengar di media
televisi berbentuk film ataupun bisa kita baca di komik komik silat
lokal maupun manca.Maaf saja bukan hal ini yang akan dibahas, Tetapi
istilah teleportasi yang akan kita bahas. Teleportasi adalah ide
pengalihan materi dari satu titik ke titik lain, kurang lebih instan,
mirip dengan konsep apport, kata yang sebelumnya digunakan dalam konteks
spiritualisme. Teleportasi digunakan secara luas dalam karya fiksi
ilmiah dan fantasi. Kata “teleportasi” diciptakan pada tahun 1931 oleh
penulis Amerika Charles Fort untuk menggambarkan penghilangan aneh dan
penampilan dari anomali, yang ia menyarankan agar dapat digabungkan, Ia
menggabungkan dengan Yunani pada awalan tele – (berarti jauh) dan bahasa
latin verba portare (yang berarti membawa- wikipedia indonesia). KAlau
anda pernah menonton film star trek, nah itu dia maksudnya, anda akan
melihat bagaimana seseorang bisa dikirim ketempat lain dengan melalui
media semacam sinar yang nantinya akan mengubah manusia menjadi partikel
manusia menjadi terpisah untuk kemudian disatukan lagi dilain tempat,
maka hasilnya adalah manusia itu akan berpindah tempat dalam sekejap.
Konsep ini sampai sekarang masih menjadi perdebatan ( walaupun dah lama
ada filmnya..he..he..he). Bagaimana tidak? Coba anda bayangkan saja,
ditempat A molekul manusia dipecah, trus ditempat B disatukan lagi. NAh
kalo umpama menyatukannya keliru apa gak mungkin nanti telinganya ada di
bokong, matanya ada di hidung, dll ( bayangin aja sendiri). Konsep
teleportasi ini juga umum di gagas para ahli untuk sebuah konsep
perjalanan waktu. istilahnya Warp gitu atau lubang cacing. JAdinya
sebuah pesawat luar angkasa yang lewat lubang ini akan muncul ditempat
lain ataupun dimensi lain dengan meniadakan hukum adanya ruang dan
waktu.
Ilmu sakti bernama teleportasi ini sejak
lama menjadi topik pembicaraan yang luar biasa. awalnya sempat di
pandang sebelah mata karena cenderung seperti berkhayal alias tidak
mungkin bin nonsens. Walupun Teleportasi
menjadi salah satu topik terpanas dalam bidang fisika mekanika kuantum
dalam beberapa dekade belakangan. Itu semenjak lab IBM di Amerika
memberikan dukungan bagi upaya ini tahun 1993. Sejak itu, sekitar 40 lab
di seluruh dunia mulai melakukan uji coba pada bidang ini. Idenya
adalah jika partikel kuantum seperti elektron, ion, dan atom memiliki
sifat-sifat yang sama, pada dasarnya semua adalah sama. Maka, jika
sifat-sifat partikel kuantum pembentuk sebuah objek direproduksi di
dalam grup partikel lain, akan terjadi duplikasi yang sama persis dengan
objek aslinya. Dengan begitu, hanya informasi tentang sifat-sifat
partikel yang diperlukan yang dikirim. Bukan partikelnya. Ketidakmampuan
untuk meneruskan informasi inilah yang masih menjadi batu sandungan.
sempat diadakan uji coba oleh para peneliti. Para peneliti
mengeksploitasi satu fenomena apa yang disebut quantum entanglement
yang menghubungkan unsur dari dua photon cahaya yang tercipta bersamaan.
Dengan begitu, kedua unsur cahaya tadi bisa dibuat dan dikirim ke
tempat yang berbeda. “Kita telah mengumpulkan miliaran photons,
menghancurkannya secara bersamaan, lalu menciptakannya kembali di tempat
lain,” kata Dr. Lam.
by; http://beritalink.com/






0 komentar:
Posting Komentar